Selasa, 12 Januari 2010

4.000 Guru dan PNS di Nagan Belum Terima TC

Serambi, Jumat 11 September 2009

JEURAM – Sebanyak 4.000 guru dan ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lainnya di jajaran Pemerintah Kabupaten Nagan Raya sejak empat bulan terakhir belum menerima uang TC serta uang NAD (dana migas) yang mencapai miliaran rupiah. Pasalnya, berdasarkan ketentuan yang ada, uang TC dan uang NAD seharusnya telah diterima mengingat pembayaran selama tiga bulan sekali akan tetapi hingga kini belum disalurkan.

Akibatnya, para guru maupun pegawai negeri kesulitan memenuhi kebutuhan hidup apalagi menjelang hari Raya Idul Fitri, kebutuhan para abdi negara bertambah banyak sehingga membuat mereka mengeluih. Bahkan, beberapa guru di Kabupaten Nagan Raya yang menghubungi Serambi, Kamis (10/9) kemarin mengaku mengeluh dan kecewa dengan persoalan itu, karena hingga saat ini belum terlihat tanda-tanda hak mereka akan dibayarkan pemkab.

Nurdin, selaku Guru SMPN Beutong, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya kepada Serambi, kemrin mengatakan, ekses belum diterimanya uang TC membuat mereka mengeluh. Pasalnya, uang itu sangat diharapkan para abdi negara untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran maupun kebutuhan lainnya. “Kami sangat mengeluh dengan kondisi seperti ini, mengapa hak kami seolah-olah selalu ditahan-tahan. Padahal kami selalu menjalankan tugas,” katanya.

Menurutnya, pembagian uang TC di Kabupaten Nagan raya sangat bervariasi apalagi sebagian guru baru menerima uang tersebut selama lima bulan saja pada tahun 2009, sedangkan guru lainnya justru telah mendapatkan dana tersebut selama dua tri wulan hingga bulan Juni. Akibat dari hal ini terkesan Pemkab setempat menganaktirikan para pahlawan pendidikan tersebut. Dan mereka berharap uang tersebut bisa secepatnya dicairkan.

Sementara itu, Ketua Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar GB) Zulaidi Syah kepada Serambi, mengatakan, total dana guru dan PNS di kabupaten setempat yang belum disalurkan diperkirakan mencapai Rp 11,6 miliar lebih diantaranya uang NAD yang seharusnya dibagi dua kali dalam setahun Rp 2,3 juta/guru. Sedangkan uang TC Rp 600 ribu/guru/bulan sehingga jika dikalkulasikan dan tersebut mencapai 11,6 miliar lebih, mengingat jumlah guru di eilayah itu mencapai 4.000 orang.

Tak hanya itu ujar Zulaidi Syah, jatah guru untuk mendapatkan Tunjangan Hari Raya (uang meugang) bagi 4.000 guru dan PNS di wilayah itu hingga kini juga belum diberikan, sehingga mebuat para guru mengeluh. Apalagi selama ini pihaknya mengaku banyak mendapatkan keluhan dan laporan serupa dari para guru di wilayah itu terhadap hal tersebut. “Ini tak bisa dibiarkan berlarut-larut, pemkab Nagan harus segera menuntaskan persoalan ini, karena hal ini menyangkut dengan hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Sedang Diupayakan

Secara terpisah, Sekdakab Nagan Raya Drs T Zamzani TS MM, membernarkan keluhan belum cairnya uang TC dan uang NAD. Uang TC para guru dan PNS yang mengabdi di wilayah itu hingga kini belum dibagikan karena sdang diupayakan pembayarannya sebelum Hari Raya Idul Fitri, karena hingga kini sedang dilakukan proses administrasi.

Ia mengatakan, sesuai aturan uang TC dibayar pada awal bulan Oktober 2009 mendatang namun karena lebaran segera tiba maka penyalurannya sedang diupayakan sesegera mungkin. Dan, kalaupun dibayar para guru maupun PNS lainnya harus terlebih dahulu menandtangani berkas penerimaan uang sebagai pertanggung jawaban uang yang sebelumnya dibagikan guna memastikan apakah uang itu diterima secara utuh ataupun tidak.

Sedangkan menyangkut uang NAD yang bersumber dari dana migas, Serda T Zamzani tidak mengetahui secara pasti terhadap dana dimaksud apalagi uang itu langsung ditangani dinas terkait. “Intinya uang TC ini tetap kita bayarkan, hanya saja kita masih menunggu proses,” tambahnya.

Di sisi lain Sekda T zamzani mengakui kalau penyaluran uang TC para guru dan PNS di wilayahnya telah dibayar pada bulan Juni maupun bulan Mei 2009. Ia tidak menjelaskan mengapa hal ini bisa terjadi mengingat penyaluran dana terkesan tidak merata.(edi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimaksih atas kunjungan dan komentar anda.