Serambi, Selasa 14 Juli 2009
Coordinator Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar GB) Kabupaten Nagan Raya, Zulaidi Syah kepada Serambi, Senin (13/7) mengatakan, gaji guru yang sudah dibayar oleh pemkab setempat hanya dua bulan saja yakni antara bulan Januari – Februari 2009 saja. Sedangkan sisanya selama lima bulan terhitung sejak Maret – Juli hingga kini sama sekali belum diterima.
Padahal ujar Zulaidi, berdasarkan ketentuan yang ada, gaji maupun TC para guru kontrak dan honorer tersebut dibayarkan selama tiga bulan sekali (tri wulan), akan tetpi kenyataannya uang tersebut malah tak kunjung cair sehingga membuat semua pihak bertanya-tanya mengapa hal itu bisa terjadi. Mengingat, hingga kini dana APBK untuk tahun 2009 telah disahkan oleh pihak legislative beberapa waktu lalu, dan hingga kini malah terkesn hanya didiamkan saja.
Menurut Zulaidi, pihaknya minta Pemkab Nagan Raya supaya segera menyalurkan dana tersebut sebelum kecurigaan masyarakat khususnya para guru semakin bertambah. Apalagi uang tersebut memang seharusnya telah dibayarkan, akan tetapi hingga kini uang tersebut terkesan menghilang entah kemana.
Secara terpisah, Sekdakab nagan Raya Drs HT Zamzani TS MM yang dikonfirmasui Serambi, terhadap ratusan tenaga kontrak dan honorer yang belum menerima gaji dan TC selama lima bulan membenarkan hal itu. Menurutnya, uang gaji yang belum dibayarkan tersebut hanya pada tenaga kontrak sedangkan tenaga honorer yang jumlahnya mencapai ratusan orang pembayarannya semuanya telah dituntaskan.
Kemudian bagi tenaga kontrak, lanjut T Zamzani, dirinya mengakui kalau SK bagi para tenaga kontrak tersebut baru saja ditandatangani olehnya sekitar seoekan yang lalu, karena bagi tenaga guru tersebut aka nada yang diperpanjang masa tugasnya dan ada yang diputuskan kontrak, mengingat selama ini banyak tenaga guru yang dinilai malas dalam menjalankan tugas untuk mengajar.
Kini ujar Sekda, semua SK telah diberikan kepada pihak Dinas Pendidikan Nagan raya guna disalurkan kepada masing-masing guru yang berhak menerimanya. Apalagi baru-baru ini pemkab setempat melalui disdik baru saja menuntaskan tes penerimaan tenaga guru kontrak sebanyak 100 orang lebih dari 300 orang yang mendaftar. Kemungkinan besar akan disalurkan dalam bulan Juli 2009 ini karena hingga saat ini dalam diamprah uangnya.
Sedangkan isu kas kosong ujar Sekda tidak benar. Hingga saat ini uang daerah setempat masih ada di kas dan tetap digunakan sesuai petunjuk keuangan yang berlaku sesuai perundang-undangan. “Pokoknya hak guru segera cair, dan kami minta tak usah khawatir,” pungkasnya.(edi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimaksih atas kunjungan dan komentar anda.